Kamis, 26 November 2015

Teori konspirasi bercorak adu domba

Sebenernya pengen posting tentang apa yang saya pikirkan ini sejak tanggal 14 november dulu, pasca penyerangan dan teror di Paris, tapi baru bisa sempet buka blog sekarang >.<
Teori kospirasi, sebuah keilmuan yang "seakan" terlihat mengungkap sesuatu yang terjadi di balik sebuah peristiwa, ya begitulah arti paling sederhana dan paling mudah dimengeti. sejak dari dulu saya sangat menyukai hal-hal sertacerita yang berkaitan dengan ini. tapi kadang saya juga berfikir bahwa konsep keilmuan ini juga sudah terlalu jauh diselewengkan oleh beberapa kelompok, entah mereka yang berkepentingan ataupun beberapa orang "iseng". memang semua orang berhak untuk menerapkan sebuah teori keilmuan dalam menciptakan sebuah cerita bahkan berita, tapi belakangan bahkan banyak orang yang lebih mempercayai cerita behind the scene yang belum pasti kebenarannya dibandingkan melihat realita yang ada. memang sebenarnya semua sesuatu itu memang ada yang melatarbelakangi tapi dengan  menunjuk "dalang" dan dikaitkan dengan beberapa peristiwa yang menghasilkan sebuah cerita seakan salah satu pihak "penolong" adalah sebenarnya adalah piihak yang terkait akan suatu peristiwa tanpa ada bukti riil yang jelas jelas menunjukkan itu maka menurut saya itu fitnah. CONTOHNYA saja tentang pembentukan kaum ekstremis di timur tengah, banyak sekali orang "pintar" yang membuat cerita menggunakan konsep teori konspirasi yang mengarang seakan mereka adalah bentukan negara Amerika atau negara yang memiliki "the power in their hand" yang lain. cerita-cerita seperti ini yang membentuk paradigma baru yang anti barat. sebenarnya inilah tujuan utama dari kaum ekstremis untuk menciptakan paradigma anti barat dan untuk menyebarkan kebencian diantara manusia yang akibatnya? tentu perpecahan hanya menghasilkan "kelemahan". kaum ekstremis memiliki idealisme yang menurut saya tidak salah jika semua hanya berbentuk idealisme, dan itu menjadi salah ketika mereka menghancurkan nilai-nilai kemanusiaan. and now lets talk about ekstremis religion or something like ekstremis prespective, "cara" ekspansi yang dianjurkan dalam Islam sudah sangat jelas ditunjukkan dalam peristiwa fathu makkah, Islam has no mind to attack Islamic expansion of persuption is to PROTECT, itupun terjadi ketika kaum kafir Quraisy melanggar perjanjian hudaibiyyah, dan pasca ekspansi pun tidak ada kewajiban bagi masyarakat makkah untuk mengikuti agama dan prespektif Nabi Muhammad SAW, itu cuma cerita singkat tentang peristiwa fathu Makkah, dan karena itu pula saya beranggapan dan meyakini sejak dulu bahwa TERORISM HAS NO RELIGION, TO FORCE  THE OTHERS TO THOUGHT WHAT THEY THOUGHT ITS POLITIC, then menurut saya yang melatarbelakangi ini semua adalah politic, agama adalah bagian dari "promosi" mereka untuk mendapatkan masa sebanyak-banyaknya, karna politik dimana mana butuh orang didalamnya ataupun pendukungnya.
lets back to the topic, menyebarkan fitnah bukan sifat rosul tapi itu semua adalah sifat musuh rosul, rosulpun tidak anti terhadap mereka yang non muslim dan tidak marah ketika ada yang berbeda opini dan pendapat tapi bahkan menganggap itu sebagai rahmatan lil alamin, dan menyakiti kafir dzimmi menurut rasul seakan menyakitinya, beta berharganya sebuah toleransi dimata rasul.Piagam madinahpun merepresentasikan tentang betapa Islam sangat mencintai perbedaan. then stop spreading hatefull, hati2 fitnah dan kepentingan dimana mana ;) 
apapun alasannya manusia yang tidak memanusiakan manusia itu itu tidak bisa dibenarkan, Arabian tidak selalu benar, western apalagi, dalam suatu diskusi di suatu perkumpulan saya pernah berpendapat agar bagaimana kita agar bisa terhindar dari fitnah yaitu dengan membenci perbuatannya, selain perbuatannya put it side. saya sangat yakin kalau setiap agama mengajarkan tentang cinta kasih dan yang membuatnya kejam adalah politic. "State" it mean country with their own prespective, Islam never force the other to followtheir perpective. kenapa ketika zaman nabi sellalu ada jalan keluar? karena niatan baik akan selalu berakhir baik walaupun itu terlihat buruk, ingat Religior never force what they thought and if ISIS did, it their way of perpective, its not islamic peacefull religion teach, its not the way!

Senin, 14 September 2015

Cerita menuju Garis Finish" Seindah biasa

 Pagi ini aku kembali terbangun menunggu senja, seperti biasa kujalani semua dengan sedekah yang paling mudah manusia keluarkan, apalagi kalau bukan senyuman :). hari ini tidak seperti kemarin, sekarang lebih banyak diuji diawali dari fatih yang telat dateng ke kos, kemudian dijalan ketilang polisi, sampai UGM bensin motor habis, lalu dilajutkan dengan fatih yang telat masuk kelas, pas pulang dari bank setelah ngurusin SIM fatih yang ditilang dijalan kita ditabrak ^^ sungguh aktifitas menunggu senja yang melelahkan...
 Aku menulis ini ditengah ramainya mahasiswa yang berlalulalang di perpustakaan UIN sunan kalijaga yogyakarta, ditemani oleh teman yang aku temukan di KKN.. teman yang berperasaan sama denganku, yaitu kami sama sama tidak mau kehilangan satu sama lain, sekarang dia sedang membaca buku yang entah apa judulnya tapi yang pasti salah satu sub babnya tentang "taubat dan istighfar"... teman, ya kami teman setidaknya untuk sementara.. selebihnya aku tidak bisa menentukan karna aku sendiri bukan yang maha menentukan takdir. ini adalah salah satu cerita tentang menuju garis finishku.. sekarang mungkin kali terakhir aku mencari, dan besok harus fix dan siap aku perjuangkan sampai wisudaku nanti, bukan untuk cepet-cepetan tapi sayang umur kalo s1 dihabiskan diatas 4 tahun. 

Jumat, 07 Agustus 2015

you ---- "cerita menjelang garis finish"----

you who always spining on my head... with your priceless smile... I love to remember that... I dont supposing before how could I feel this feeling for you.. but I realize youre the one who made me warm and comfortable to have a laugh with you.. almost no sadness when I stay with you.. I love tobe with you as your self... you also being one of my reason why I dont feel my pain here... everyday is happiness as long as with you and with our freak friend... thank you for being unordinary people like me hahahah
 thaaank youu for every laugh we shated dil.. I love tobe with you... as anyone you wish... hope you always being your self and keep being happy....
and thanks to all of my freak friend... I love you all awesome dude... ill be miss you all someday... and thanks to kkn 86 had meet me with someone who've made me absolutely comfortable now... 

Rabu, 10 Juni 2015

Cerita Menjelang Garis Finish -Ngomongin "dia"-

Ini cuma catatan kecil yang kelak akan saya baca:
di umurku yang sekarang ini mungkin wajar jika aku sudah mulai berbicara cinta. aku memang tidak semahir kebanyakan laki-laki dalam hal ini. bahkan seingatku aku masih belum merasakan bagaimanakah jatuh cintanya seorang dewasa. diakui ataupun tidak aku memang selalu terjebak dengan masa laluku yang sangat lau, bukan hanya masa laluku tapi masa kecilku. disitulah disaat terakhir aku merasakan bahwa tugasku hanyalah membuatnya tersenyum, bahagia, dan ceria dihadapanku atau setidaknya saat bertemu denganku. dalam beberapa tahun ini mungkin ada beberapa dari lawan jenisku yang membuatku tertarik tapi hanya sekedar itu saja. tidak ada yang benar-benar membuatku berjuang dan berkorban bahkan untuk senyumnya. aku masih ingat persis perasaanku dulu. ya, saat itu orang mungkin bilang itu cuma cinta monyet yang seiring berjalannya waktu akan mudah untuk dilupakan. tapi bagaimana mungkin jika aku terus berfikiran yang sama dengan yang aku fikirkan 10 atau 12 tahun yang lalu. apakah ini masih cinta monyetkah? saat itu mungkin hanya sesederhana membuatnya tersenyum dan merasakan cinta kasih dari orang tua tercinta, tapi kini aku baru sadar betapa pentingnya kesederhanaan itu dalam hidup. bahkan dari kesederhanaan itulah yang terus memacuku sampai detik ini dengan orang tua yang sangat menyayangiku dan begitu pula dengan aku yang sangat tidak ingin kehilangan mereka dan motivasi untuk membuatmu tersenyum, mungkin kita gak akan pernah bersama seiring dengan perjalanan hidup kita yang seakan selalu dipisahkan oleh ruang dan waktu. tapi bagiku kamulah miniatur paling sempurna untuk menjadi permaisuriku suatu saat nanti, tak tau kapan tapi pastinya waktunya akan ada.
semoga kebahagiaan selalu bersamamu bahkan disaat tersulit dalam hidupmu. kamu memang lebih hebat dari aku sekarang, aku tau itu semua dari BBM atau kabar dari Doni. dan itu memang sering terjadi di masa lalu. kamu memang hebat, hebaaaat banget bahkan kamu gak perlu menjelaskan bahwa kamu hebat kesemua orang, semua orang sudah melihatnya di dirimu. menjadi seorang anak tertua yang perempuan yang kemudian kehilangan sosok yang aku tau kalau kamu sangat teramat menyayanginya, itu benar-benar gak mudah tapi kamu tetaplah kamu.wanita perkasa tanpa putus asa yang pernah aku kenal dan itu membuatmu malah bangkit dan menjadikanmu seperti yang sekarang ini. aku tau, dan kamu gak perlu buat jelasin itu semua karena langit yang tinggi pun gak perlu jelasin ke semua kalo dia tinggi tapi siapakan mahluk di bumi yang menganggap langit rendah?
pada akhirnya semoga kebahagiaan selalu bersama mu, adikmu dan ibumu begitu juga dengan keluargaku :D semoga kita selalu diberikan kesehatan, kebahagiaan dan spirit untuk terus berjuang untuk kebahagiaan orang yang kita sayang. semoga siapapun yang akan menjadi pangeranmu nanti semoga dia selalu berusaha membuatmu tersenyum. KAMU HARUS BAHAGIA SELALU YAA....... JANGAN SAMPAI SEDIIHH :D 
tanpa kalimat kamu adalah motivator masa kecilku Sitya Rana Ulfa. Terimakasih dan terus semangat!!

Kamis, 14 Mei 2015

Cerita Menjelang Garis Finish II

minggu ini adalah minggu terakhir ku sebagai pengurus Unit Kerja Mahasiswa Studi dan Pengembangan Bahasa Asing, semua berjalan begitu cepat gak kerasa udah mau 3 tahun saya mengabdikan diri di Unit. jujur selama disini saya menemukan banyak sekali orang orang hebatbegitu juga melalui UKM ini pula aku dipertemukan dengan berbagai bibit-bibit unggul dari Universitas unggulan yang lain.. mereka semua hebaaattt walaupun saya merasa belum terlalu banyak bisa apa apa tapi saya yakin disinilah proses saya belajar dan mengembangkan diri, justru jadi lebih baik bukan bertemu dengan mereka yang benar-benar sudah di didik secara serius semenjak dari PAUD sampai detik ini terus ditempatkan di Lembaga pendidikan nomer satu, jadi saya bisa melihat dunia dengan view yang lebih luas lagi sekaligus memotivasi kalau "Itu" tidak mustahil bagi mereka yang mau berusaha dan terus berdoa.
oke, next tentang pengajuan judul skripsi hahahaha bener kata temen temen kalo ditunda 1 hari maka molornya gak bakalan cuma sehari.. sebenernya saya sudah punya judul skripsi dan pengajuan judulnyapun sudah dibuka dan dilegalkan karena jumlah SKS dan persyaratan lainnya pun sudah saya penuhi dan mimpi untuk lulus 3,5 Tahun pun sudah di depan mata tapiiiiiii sampai sekarang masih molor jugaaaa karena masalah data data dan dataaaa.... alesan dari kemaren selalu data yang belum lengkap sehingga belum berani juga buat memulai lembaran pertamaa padahal argumen dan titik masalahku sudah jelas dan bisa saya jelaskan.... semoga tulisan ini bisa memotivasiku buat memulai lembaran pertama!!! GANBATTEE!!! kan minggu ini juga kan udah gak di UKM lagi :D masa masih nyari2 alesan sih 

Selasa, 31 Maret 2015

cerita menjelang garis finish

walaupun s1 adalah step pertama ku dan masih awal dari perjalanan yang panjang selanjutnya tapi aku sudah merasakan hal yang beda dalam segi pembelajaran, ketika aku di pesantren hampir semua pelajaran bersifat hapalan kemudian setelah lulus, diawal-awal semester kemudian aku diajarkan untuk banyak me resume buku dan kemudian mengangkatnya menjadi topik-topik pembahasan di kelas dan menjelang akhir ini yang paling saya suka... yaitu kami ditugaskan untuk banyak membaca karya-karya ilmiah yang kemudian akan kami ambil substansinya dan akan dibahas dikelas tentu kita harus mempertahankan argumen kita dengan banyak bukti dan penjelasan-penjelasan yang kita baca dari karya-karya ilmiah itu. sebenarnya kami sudah mempraktekannya di kelas sejak semester lalu tapi baru moodnya nyeritainnya sekarang oh ya kemaren di kelas ketika saya berprentasi di depan kelas mungkin terjadi perbedaan pendapat dengan teman-teman saya yaitu saat saya mempresentasikan tentang UU. No.1 Tahun 1974 tentang Perkawinan yang mana dijelaskan bahwa perkawinan harus dicatatkan dan pernikahan sirri itu adalah sangat merugikan bagi kaum wanita walaupun sudah sesuai dengan tuntunan agama, karena tujuan dari pencatatan perkawinan adalah untuk melindungi hak-hak wanita dan di sinilah peran negara untuk melindungi hak-hak wanita, dan di dalam hukum Indonesia sendiri anak dari hasil pernikahan sirri  maka hak perwaliannya hanya akan jatuh kepada ibu nya jadi kalaupun ayahnya nanti meninggal maka istri dan anak tidak berhak untuk mendapatkan harta warisan dari suami sirri nya menurut hukum Indonesia, kurang lebih negara menganggap anak dari hasil perkawinan sirri ini sama dengan Islam menganggap anak dari hasil hubungan di luar nikah.  mana mungkin negara mengetahui seseorang sudah menikah tanpa adanya laporan? apalagi kita hidup di Indonesia, yaitu negara yang pemimpin tertingginya adalah hukum maka siapa saja yang tidak menaati hukum maka seterusnya dalam perkara itu dia tidak akan mendapatkan perlindungan hukum dari negara. maka di dalam makalah saya yang  panjang itu seakan memberikan pesan bahwa pernikanhan yang tidak dicatatkan (Nikah Sirri) itu adalah Haram dengan banyak sekali pertimbangan dan dari maqasid syariah dan berbagai penafsirannya. kemudian datang pertanyaan pertama yang sebenarnya membuat saya sangat muak sebenarnya, bagaimana kalau perkawinannya sudah menurut agama? apakah anda akan menganggap perkawinan itu batal atau seakan tidak ada walaupun sudah sempurna syarat dan rukunnya? SEBENARNYA agama yang mengikuti hukum dunia atau dunia yang mengikuti hukum Islam?(Sebenarnya ini pertanyaan paling gampang buat di jawab, tapikan yang jadi masalahnya dia akan terus bertanya sedangkan dia di pertanyaan-pertanyaan selanjutnya akan terus bersembunyi dibalik agama, mungkin mereka cuma tau kalau saya kemaren sekolah di Bogor tapi sebagian besar mereka gak tau kalau saya sekolahnya kemaren di mana)

Minggu, 22 Februari 2015

"life is life it self "

Menjelang berakhirnya tugas ku sebagai ketua acara pelatihan dan tes TOEFL banyak yang bisa saya pelajari dari empat bulan perjalanan menjalani semua yang seharusnya dihadapi seorang ketua dan ada satu hal lagi yang saya sadari yang sebenarnya masih kurang dalam diri saya, yaitu Leadership, untuk menjadi seorang ketua bagi mereka yang lebih muda mungkin kebanyakan orang bisa tapi untuk menjadi ketua bagi mereka yang seumuran bahkan cenderung lebih tua, semua perlu pembelajaran dan pengalaman. tidak mudah. semua perlu komunikasi yang masif dan yang paling utama adalah pengalaman untuk terbiasa menjadi "yang didengarkan" oleh mereka. banyak hal yang bisa dipelajari yang tidak bisa dibahasakan semua perlu pengalaman dan diri kitalah yang mengartikannya menjadi sebuah pelajaran. diakhir acara kemaren ada seorang teman yang mengatakan "Jalani kemudian belajar" ya, dari sekian banyak pengalaman yang saya dapat empat bulan ini, cuma ini kata-kata yang paling cocok untuk perjalanan ku saat itu, dan walaupun simple tapi kata2 itu yang selalu menurutku sebagai pengalaman yang bisa dibahasakan.
terlalu banyak memang teori tentang kehidupan,kesuksesan, atau apalah itu tapi kebanyakan memang tidak cocok bagi kesuksesan yang kita inginkan dan kita kehandaki, kadang satu kalimat bisa menggambarkan hidup kita keseluruhan, tapi kadang satu paragraf tidak bisa menggambarkan apa yang kita rasakan. hidup kita adalah hidup yang kita jalani itu sendiri. udah gitu aja.. mau ngomong gitu ajasih hahahahaha

Kamis, 29 Januari 2015

Ensure and go again

semakin menuju  batas akhir  pendidikan S1 ku seakan semua semakin mencekik, perkembangan akademik ku di kelas yang harus dipastikan terus berkembang dan mengikuti standard yang sudah ada ditambah kegiatan organisasi yang sangat menuntut, bahkan karna mungkin  sdm yang ada dalam organisasi kebahasaan di UIN yang personelnya sangat terbatas, sampai saya harus menghandle penuh acara 1 hari pelatihan & Tes TOEFL se-UIN yang diselenggarakan oleh UKM dan Pusat Bahasa, yah saya bukan malaikat tapi saya yakin ini juga bukan kiamat, bukankan lari dari tanggung jawab bukan salah satu pilihan dalam penyelesaian masalah bukan? hari  ini saya banyak sekali mendapat kritikan, masukan dan teguran yah itung-itung sebagai evaluasi dari apai yang saya kerjakan dari 3 bulan yang lalu sampai hari ini, saya masih tetap yakin, mundur bukan pilihan bahkan di bulan maret nanti jika TOEFL berhasil, saya akan ditugaskan lagi untuk menghandle Pelatihan dan Tes IKLA' atau TOAFL, yah sempat terpikir buat acara ini "nggak sukses sukses amat" tapi itu cuma sebentar kok setelah saya berfikir betapa pecundangnya kalau sampai menghancurkan acara besar mereke hanya untuk memenuhi hasrat pribadi semata, oh ya pesertanya nanti sekitar 150 orang mahasiswa yang tidak hanya dari UIN tapi ada dari UGM, UNY, dan beberapa Univ lain yang mahasiswa nya mengikuti program ini, banyak hal yang membuat saya menngeluhkan ini, tapi yang membuat saya makin sesak adalah jadwal tour jabodetabek yang sudah saya persiapkan dari awal semester harus tertunda, uang yang saya kumpulkan selama ini cuma habis di jogja dan buat beli cemilan dan nonton bola, tiada hari tanpa kata-kata "persiapan acara" baik itu datang dari anggota, pembina sampai pembicara dan calon peserta. yah kalau di anggap buruk semua yang  kita dapatkan kapan BISA nya! ya nggak
"CUKUP JADIKAN SEMUANYA BAIK-BAIK SAJA DAN KITA LANJUTKAN LAGI"
karna saya sangat yakin, ini adalah jalan sukses yang telah Allah gariskan ke saya.
makasih

About this blog