Senin, 12 November 2018

21.40 (!)

saat kebanyakan orang dapat berdiri, kamu tidak perlu bangga saat dirimu dapat berdiri, kamu hanya perlu bersyukur.
mengapa harus berbangga dengan diri sendiri saat semua elemen yang membentukmu manjadikan dirimu yang sekarang... bukan karena dirimu sendiri....
mengapa harus sombong tehadap pencapaian yang semua orang memiliki kesempatan yang sama...
mengapa harus merasa hebat saat bisa menjadi sesuatu yang semua orangpun bisa...
mengapa harus merasa "lebih" saat kamupun tidak tau sedalam apa dirimu, kamu hanya tau posisimu, bukan kualitasmu....
adakah alasan untuk itu semua? saya hanya menganggap semua pujian itu sebagai "pengingat" untuk bersyukur....
Pun sebaliknya..  Tak ada cacian yang akan membuaku mundur..

Senin, 05 November 2018

Rasa

Penantian itu terjawab...
Terhadap seseorang yang hidup dalam khayalannya dimasa lalu...
Kehidupan yang ia inginkan kini telah ia dapatkan, hampir tak ada yang meleset, saat : cinta, cita dan harapan menjadi satu kesatuan yang membuktikan keajaiban doa..
Seseorang bahkan tidak bisa lagi menggambarkan rasa syukurnya dengan kalimat.. Dia hanya berdoa semoga semua ini bukan hanya fatamorgana...
Hey cinta, terimakasih telah membuat seseorang itu saat ini merasa sempurna...
Ribuan kalimat dalam bentuk cerita tidak akan ada yang mampu menggambarkan yang sesungguhnya... Dia hanya sangat bahagia...terimakasih untuk semuanya.. 
Seseorang itu adalah saya,(aku bahkan tidak bisa menceritakan sebagai diriku, ini indah, dan aku hanya ingin berterima kasih) 
Saat bertemu kamu bukan lagi kata yang aku dapatkan... 
Tapi rasa... 
Rasa yang tidak bisa lagi aku deskripsikan.. 

Banjarnegara, 05/11/2018
20.00 WIB

Kamis, 21 Juni 2018

Home

Sulit bagi saya untuk mengatakan itu rumah, karena pada hakikatnya saya mengartikan home adalah keluarga. saya selalu bersyukur memiliki keluarga ini, saya senang menikmati hari hari penuh rindu selama 12 tahun belakangan, nyatanya selama saya merantau jauh dari rumah saya tidak pernah bisa untuk tidak pernah mengingat keluarga. saya selalu merindukan mereka, tidak sedikitpun tidak, saya hanya bisa menghandle rasa saya menjadi hal yang lebih positif seiring berjalannya waktu, tapi untuk tidak rindu? mungkin walaupun saya harus menjalankan hidup yang kedua (reinkarnasi) saya akan tetap merindukan rumah dan keluargaku dan kehidupan yang sekarang. 
tidak ada yang tidak mau aku lakukan untuk mereka, mulai dari ditugaskan untuk sesuatu yang belum pernah aku coba, sampai bersilaturahmi dengan semua sanak saudara beberapa keturunan dari pihak ayah dan emak yang jumlahnya sangat banyak. apapun itu saya lakukan karna saya tau akan ada waktu dimana saya akan merasakan rindu seperti ini.
Dihari pertama saya dibogor 12 tahun yang lalu, adalah hari dimana saya berfikir bahwa perjalanan ini "harus" berhenti di tiga tahun setelah hari itu, sampai akhirnya setelah tiga tahun pertama, keinginanku untuk pindah agar lebih dekat dengan keluarga ditolak, dengan alasan belum ada instansi atapun lembaga atau sekolah yang bisa membentuk seseorang(mungkin itu hanya bentuk asumsi dari ayah saja) seperti layaknya tempatku di bogor dulu, ya kemudian saya melanjutkannya "setidaknya 3 tahun lagi". 
Sampai setelahnya waktu yang membawaku sampai ke jogja, dan seiring berjalannya waktu, dihari pembukaan pendaftaran CPNS saat itu aku sempat tidak terfikir untuk mendaftar. karna selain kuliah s2 ku yang hampir selesai, aku punya mimpi untuk mengajar di Universitas di kampung halamanku, tapi semua elemen,mulai dari keluarga, teman, sampai rekan kerja di kantor meyakinkan untuk mencobanya, yah... sampailah saya sampai hari ini...
Saya amat sangat bersyukur dapat berada dan duduk di tempat ini, namun satu hal yang benar benar hinggap dalam fikiranku ketika lebaran kemaren "saya mungkin harus menjalani seluruh masa mudaku untuk tinggal jauh dari rumah, keluarga (khususnya dua malaikat itu), dan masalahnya apakah setelah saya JIKA suatu hari nanti dapat dekat dengan daerah tempat kelahiranku, masih sempat merasakan peluk dan kasih sayang mereka?" jujur belum sedikitpun saya terfikir bisa menjalani hidup tanpa mereka, mungkin jika saat itu tiba selayak nya saya sedang merantau jauh, tanpa ada kata "pulang".
Saya harus pulang, Saya harus bersama mereka jika sedang ada libur... whatever I find out in the future...
saya sangat merindukan "home" ku...selalu...
bertemu dan merasakan kehangatan mereka hanya membuat saya semakin merindu dihari yang lain...
YA Allah.. Panjangkanlah umur kedua orang tuaku...
Mudahkanlah jalan hamba, semoga mereka bisa melihat apa yang ingin hamba persembahkan untuk mereka...
lanjut bikin laporan aktualisasi dulu... 

Senin, 01 Januari 2018

2k18


Hari ini gw sama sekali nggak nungguin malam pergantian tahun, gw baru bangun tidur jam 2 dan langsung lanjut ngerjain apa yang harus gw kerjain.  Tahun lalu gw nulis harapan dan pesan gw di tahun baru make bahasa inggris, soalnya kalo make bahasa indo nanti takut pada salah interpretasi, karna yang gw inget awal tahun kemaren itu masih masa gejolak politik,  yadah gausah dibahas lagi hahaha. 
  
Gw gk bisa berharap lebih lagi dari semua yang udah Allah swt titpkan ke gw,  cuma di beberapa hal kadang gw berfikir gw bisa melakukan lebih, tapi gw percaya proses (semua orang harus percaya proses)  karna darisana manusia bisa belajar tentang hal apa aja yang harus diperbaiki, hal apa aja yang harus dirubah, dan hal apa aja yang harus ditambah. 

Di Tahun baru ini, harapan terbesar dalam diri gw adalah kesehatan,  kesehatan bagi kita semua,  kesehatan bagi orang tua kita,  kesehatan bagi orang orang yang kita sayang.  Tanpa kesehatan, apapun yang telah kita raih di dunia,  nggak akan berguna. 
Selain itu semoga semua urusan kita semua dilancarkan, dilancarkan dalam artian bukan tidak ada masalah yang menghadang,  tapi ketika masalah itu datang kita dikasih kekuatan sama Allah swt  aamiin... 

Seperti tahun kemaren,  gw mau nasehatin diri gw sendiri, dan yang baca, kalo mau hahaha 
"Terus maju.. Terus bekerja... Terus berproses.. 
Be wise, be nice, be humble to everybody around you. Jangan pernah merasa sombong, jangan pernah ngerasa paling bisa, jangan pernah ngerendahin siapapun, inget, semua yang lo punya ini titipan. Sayangi semua makhluk Tuhan. Tetep jadi orang yang bisa dipercaya, sama temen lo, orang-orang terdekat lo, dan semua orang yang udah ngamanatin rasa percayanya buat lo... berusaha buat gak bikin mereka kecewa, apalagi sama orangtua, always be your parents little boy.  Pinter-pinter berteman, spread love, ignore hate." 
Sincerely 
Mujib's heart 

About this blog